Hadits menurut bahasa
artinya khabaran.
Hadits sering disebut Sunnah.
Sunnah artinya perilaku,
perjalanan, pekerjaan, dan cara.
Tetapi dalam Ilmu Ushul
Fiqh, hadits atau sunnah itu ditujukan kepada:
a. Qaul-qaul
Nabi (sabda-sabda Nabi).
b. Fi’il-fi’il
Nabi (Pekerjaan-pekerjaan, perilaku Nabi).
c. Taqrir-taqrir
Nabi (Ucapan atau perbuatan shahabat yang Beliau diamkan dan tidak ditegurnya
dengan arti membenarkannya).